Bagi Anda yang ingin membuat website, ada baiknya Anda mengetahui jenis website mana yang akan Anda rancang pada nantinya. Apakah Anda ingin memilih website Statis ataukah jenis yang Dinamis. Kenali kelebihan serta fungsi dasarnya agar tidak salah pilih. Berikut merupakan artikel yang menyajikan perbedaan website statis dan website dinamis.

Perbedaan Pada Segi Konten dan Interaksi

Konten yang terdapat dalam website statis sifatnya tetap atau tidak berubah-ubah. Pada web jenis ini, tidak ada interaksi langsung antara pemilik website dengan pengunjung. Website jenis ini cocok bagi Anda yang ingin membuat web profile atau portofolio perusahaan.

Sementara website dinamis merupakan website yang lebih interaktif. Konten yang terdapat di dalamnya, tidak hanya bisa diupdate oleh sang pemilik web, bahkan pengunjung yang telah memiliki hak akses tertentu (registrasi) juga bisa membantu menambahkan konten. Interaksi yang terjadi pada website dinamis bisa berupa komentar artikel, penulisan artikel bagi user yang telah teregistrasi maupun interaksi melalui fitur chat. Beberapa contoh dari jenis website dinamis seperti; Portal Berita, Web Blog, Forum, Social Networking Toko Online, dsb.

perbedaan website statis dan dinamis
Penggunaan Database

Website statis pada umumnya dibangun dengan html yang antar halamannya dihubungkan dengan hyperlink, sehingga tidak membutuhkan database untuk menyimpan dan memproses data.

Website Dinamis biasanya dirancang dengan bermacam-macam bahasa pemrograman, contohnya; PHP, ASP, maupun melalui CMS (Content Management System) seperti Joomla!, WordPress, Drupal, dll.

Dari segi harga pembuatan, website statis cenderung lebih murah karena hanya terdiri dari beberapa konten dan tampilan informasi pada halaman depan saja, berbeda dengan harga pembuatan sebuah website dinamis yang lebih mahal dari segi harga tapi lebih interaktif.

Baca Juga : Pengertian Website

 

1Shares